Rabu, 16 Maret 2016

BERITA ESSAY

Sebuah pesawat latih TNI AU jatuh di sebuah pemukiman di Malang. Dilaporkan seorang tewas. BBC sedang mengumpulkan informasi lebih jauh.
            Terjadi lagi, pesawat latih TNI AU jatuh di sebuah pemukiman warga di Malang. Pesawat ini terjatuh dikarenakan kehilangan kontak. Tiba-tiba saja pesawat tersebut mendarat di rumah warga dengan sangat cepatnya, pemilik rumah terkejut dengan jatuhnya pesawat di rumahnya. Tanpa dapat menyelamatkan diri, warga sipil yang bukan lain pemilik rumah, dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka cukup parah.
            Sejumlah saksi mata melihat pesawat latih milik TNI AU jatuh di sebuah perkampungan padat penduduk di Jalan Laksamana Adisutjipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sekitar pukul 10.00 WIB.
            "Sejumlah saksi mata melihat pesawat itu terbang rendah dan tiba-tiba jatuh, tetapi tidak ada suara ledakan," kata wartawan di Malang, Eko Widianto kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Rabu (10/02).
            Menurutnya, lokasi jatuhnya pesawat berjarak sekitar 5km dari Lapangan udara TNI AU Abdurrahman Saleh di Kota Malang.
            Sampai sekitar pukul 11.30, aparat kepolisian, petugas pemadam kebakaran dan aparat TNI tengah melakukan proses evakuasi di lokasi jatuhnya pesawat, kata Eko.
Nasib pilot
BBC Indonesia telah mencoba menghubungi Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Dwi Badarmanto melalui telepon genggamnya, tetapi belum diangkat sampai pukul 11.30 WIB.
"Banyak warga mendatangi lokasi kejadian, tetapi dilarang mendekat oleh petugas. Polisi memasang garis kuning. Wartawan dilarang mendekat," kata Eko yang berada skeitar 200 meter dari lokasi jatuhnya pesawat. Belum ada keterangan resmi dari pimpinan TNI AU dan pejabat terkait di kota Malang. "Kami juga belum mengetahui apakah ada korban jiwa akibat jatuhnya pesawat," kata Eko. Belum jelas bagaimana nasib pilot dan kopilot pesawat naas tersebut, tetapi sejumlah pemberitaan menyebutkan mereka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat dalam kondisi kritis.
Evakuasi korban
Beberapa saksi mata juga menyebutkan seorang warga sipil dalam kondisi terluka dilarikan ke rumah sakit. Diduga dia adalah pemilik rumah yang dijatuhi pesawat latih TNI tersebut.
"Beberapa warga kampung melihat ada proses evakuasi korban dari lokasi, namun belum ada kejelasan apakah ada korban jiwa," kata Eko Widianto.
Sementara, seorang warga kota Malang yang bernama Loudy, berusia 31 tahun, mengaku mendengar "suara kencang sekali dan diikuti getaran." Dia mengaku berada sekitar 200 meter dari lokasi jatuhnya pesawat.
"Saya tinggal 200 meter dari lokasi kejadian, tiba-tiba ada suara kencang sekali diikuti dengan getaran. Lampu di rumah sampai mati sebentar, setelah itu saya keluar, dan melihat ada rumah yang sudah rusak," kata Loudy kepada wartawan BBC Indonesia, Christine Franciska, Rabu (10/02).
Pilot pesawat latih tempur milik TNI AU Super Tucano 3108 Mayor Penerbang Ivy Safatillah akan dimakamkan pada hari ini. Rencananya Ivy dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara. Sebelum dimakamkan, TNI menggelar acara pelepasan jenazah  di rumah duka Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 2 Umbulharjo, Yogyakarta. Saat ini, puluhan anggota TNI sudah memenuhi jalan tersebut dan depan rumah duka. Jalan menuju rumah duka ditutup untuk kendaraan umum.
            Sementara di depan rumah duka terlihat sejumlah karangan bunga. Beberapa karangan bunga itu dari Wakasau Marsekal Madya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, Sekretaris Jenderal Kemhan Edi Wan Prabowo, Komandan Skadik 101, SMAN 3 Magelang, Pangkoopsau II, dan Asops Koopsau.
Rencananya upacara pelepasan jenazah secara militer akan dipimpin Wagub Akademi Angkatan Udara (AAU) Wahyu A Jaya.
"Sebentar lagi. Nanti di sini Wagub AAU kalo pemakaman dengan Danlanud," ujar Kapentak AU Ado Sucipto Mayor Sus Giyanto.
Sementara saat ini prosesi acara dari pihak keluarga mulai dari sambutan keluarga dan warga masih berlangsung. Kemudian jenazah akan diserahkan ke TNI AU.
Pesawat latih TNI AU Super Tucano jatuh di Jalan Laksda Adi Sucipto, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Pesawat milik TNI AU itu jatuh Rabu 10 Februari 2016 sekitar pukul 10.15 WIB.
Pesawat itu jatuh menimpa rumah warga milik Mujianto. 4 Orang dinyatakan meninggal akibat peristiwa tersebut.
Supaya peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi, pemerintah harus banyak berbenah diri, dimana kesalahan-kesalahan yang harus di perbaiki agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di Indonesia.  Apalagi saat ini lapangan penerbangan di Indonesia terdapat di sekitar pemukiman warga, hal ini dapat menganggu penerbangan karena sudah banyak bangunan yang menjulang tinggi ke awan.
            Banyak kejadian pesawat jatuh yang di karenakan pesawat menabrak perumahan warga karena jarak pandangan pesawat dihalangi oleh perumahan-perumahan tersebut. Masalah tentang pesawat jatuh ini harus sangat di perhatikan agar tidak terjadi lagi dan memakan banyak  korban-korban selanjutnya. Sistem penerbangan di Indonesia harus banyak yang harus di benahi, peristiwa ini merupakan pelajaran untuk ke depannya tidak lalai dalam menjalankan penerbangan pesawat.
Pemerintah harus memperhatikan soal masalah ini, sudah banyak kejadian-kejadian pesawat jatuh di sekitar pemukiman warga yang sangat menggegerkan, sudah banyak korban yang tidak bersalah atas kejadian ini. Belum lagi nasib para korban yang kehilangan tempat tinggalnya, harus ada ganti rugi yang sepadan dengan apa yang terjadi.
Padahal pesawat tersebut mesinnya dalam keadaan baik tidak ada kerusakan apapun dan pesawat ini tergolong pesawat baru yang sedang di uji kelayakan pakainya. Ada yang berubah dengan keadaan landasan pesawat Abdulrachman Salah Malang, dulu bandara dan landsannya sepi dari warga, dan sekarang ternyata sudah di penuhi dengan pemukiman warga.
Keberadaan bandar udara dapat menimbulkan pengaruh positif dan negatif bagi masyarakat sekitar, karena keberadaannya dapat menimbulkan keuntungan dan kerugian bagi masyarakat sekitar dan pemerintah. Dampak negatif pada lingkungan adalah Dampak kebisingan dan polusi udara akibat adanya operasional bandar udara sangat mengganggu ketenteraman manusia maupun hewan.
·         Bagi Manusia: Bisa terjadinya kerusakan pada alat pendengaran, dikarenakan akibat suara bising dan polusi udara yang menyebabkan kualitas udara kurang bersih dan lingkungan tercemar.
·         Bagi Hewan: Terganggunya ekosistem dan lingkungan yang tercemar akibat dari aktivitas penerbangan dalam satu bandar udara, ini dapat mengakibatkan migrasi burung-burung yang dilindungi ke tempat lain.
            Kegiatan tersebut dapat menimbulkan pencemaran udara, berupa menurunkan kualitas air tanah karena pembuangan air limbah dari dapur, kamar mandi, pembersih pesawat, pembuangan sampah bandar udara dan adanya pengetasan pesawat. Oleh sebab itu perlu dilakukan perbaikan lingkungan melalui penanaman pohon-pohon sekitar bandara agar tercipta lingkungan bersih dan bersahabat bagi masyarakat sekitar.
            Harus ada kebijakan yang dibuat untuk mengatur pembuatan bandara di kawasan pemukiman agar tidak terjadi lagi peristiwa-peristiwa yang tidak di inginkan. Supaya penerbangan di Indonesia berjalan kondusif bagaimana semestinya yang sudah di tetapkan oleh peraturan yang dibuat sebelumnya. Banyak pembelajaran yang harus di lihat dari peristiwa yang sudah terjadi, semestinya lebih di waspadai kelalaian yang bisa terjadi akibat kesalahan teknis para pilot-pilot pesawat agar lebih berhati-hati. Sebagai warga Indonesia yang baik, tidak ada salahnya saling mengingatkan sesama supaya tercipta kehidupan yang aman, nyaman dan tentram di kemudian hari.

http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160210_indonesia_pesawat_tni_jatuh
http://news.liputan6.com/read/2433420/karangan-bunga-penuhi-depan-rumah-pilot-pesawat-jatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar